FINANSIAL

4 Kesalahan Cara Menabung yang Gak Efektif tapi Sering Dilakukan

Syarif Maulana
01-Apr-2021

Siapa sih yang tidak ingin memiliki kebebasan finansial dan punya tabungan serta aset yang banyak? Salah satu cara untuk memiliki dana darurat dan kebebasan finansial atau pensiun dini adalah dengan cara menabung. Pasalnya, seberapa besar gaji kamu akan percuma jika kamu tidak memiliki tabungan yang cukup atau sesuai rasio gaji.

Umumnya rasio tabungan minimal adalah 10-20 persen dari sumber pendapatan atau gaji kamu. Jika kamu memiliki tabungan bulanan kurang dari angka tersebut berarti kamu salah dalam menabung. Selain jumlah tabungan yang kecil ternyata masih ada beberapa kesalahan yang orang sering lakukan akibat salah menabung.

Menabung Tanpa Memiliki Tujuan Finansial

Kesalahan yang sering masyarakat lakukan ketika menabung adalah menabung tanpa memiliki tujuan finansial yang jelas. Hal ini akan menyebabkan kamu tidak bisa fokus atau tidak ada motivasi dalam menabung karena tidak punya target yang jelas dan terukur. Nominalnya pun akan naik dan turun setiap waktu karena kamu tidak memiliki tujuan yang jelas.

Hasil tabungan kamu akan berbeda jika kamu menetapkan tujuan kamu menabung dari awal. Sebagai contoh jika kamu ingin membeli rumah seharga Rp500 juta maka kamu memerlukan dp minimal sebesar 30 persen dari harga rumah tersebut atau sekitar Rp150 juta. Nah, jika memang sudah memiliki target mengumpulkan dp rumah, maka kamu jadi tahu berapa jumlah uang yang kamu harus tabung dalam setahun bahkan perbulannya.

Tidak Memiliki Anggaran

Kesalahan besar orang dalam menabung berikutnya adalah tidak memiliki anggaran keuangan bulanan yang membuat uang tabungan kamu cepat habis. Kamu harus memisahkan antara kebutuhan, keinginan, dan memiliki pos pengeluaran yang jelas dan detail. Jika tidak dianggarkan sejak awal bulan kamu akan mudah tergoda untuk mengambil tabungan yang sudah ada.

Buatlah anggaran keuangan setiap bulan. Isinya adalah pemasukan dan pengeluaran, buat pos pengeluaran mulai dari kebutuhan sehari-hari seperti makan dan transportasi, tagihan bulanan seperti listrik dan PAM, cicilan, tabungan, dan investasi. Setelah anggaran kamu sudah selesai pastikan untuk komitmen dalam menjalani hal tersebut.

Tidak Punya Tabungan Terpisah

Nah, ini nih biasanya orang gagal menabung karena rekening tabungannya dicampur dengan kebutuhan sehari-hari, jadi sulit untuk memisahkan antara keduanya. Kamu harus memiliki dua rekening agar bisa fokus menabung, rekening pertama untuk kebutuhan sehari-hari dan rekening kedua memang fokus untuk menabung yang memang tidak bisa diganggu gugat.

Lebih lanjut, dengan memiliki rekening khusus tabungan, kamu jadi bisa mengecek jumlah tabungan yang kamu miliki. Apakah sudah terkumpul sesuai target atau belum.

Tidak Mau Menabung dalam Jumlah Kecil

Kesalahan dalam menabung berikutnya adalah tidak mau menabung jika uang tabungan dalam jumlah kecil. Misalnya hanya punya uang Rp100 ribu, gak usah ditabung deh, hanya mau menabung uang tunai Rp500 ribu ke atas. Padahal yang namanya tabungan, sekecil apapun akan sangat bermakna tahu.

Tahukah kamu menabung uang Rp10 ribu per hari saja bisa mengumpulkan uang sebesar Rp300 ribu dalam sebulan. Nah, jadi jangan pernah sepelekan uang kecil, ya. Oleh karena itu, pastikan selalu menabung uang sekecil apapun.

Itulah beberapa kesalahan dalam menabung yang biasanya orang banyak salah. Semoga informasi di atas dapat bermanfaat untuk kamu yang ingin memperbaiki kebiasaan dalam menabung, ya.