PROPERTI

4 Tips Punya Rumah Buat yang Gajinya 5 Jutaan

Content Manager
22-Jul-2021

Hampir semua orang punya target memiliki rumah pribadi sebagai aset sekaligus tempat tinggal. Masalah yang terjadi, harga rumah yang selalu melaju naik membuat sebagian orang kesulitan untuk mewujudkan. Bahkan untuk mengajukan kredit kepemilikan ruma pun banyak yang terganjal dengan tingginya uang muka dan cicilan. 

Padahal kalau tahu cara pengaturan finansial, dengan gaji kisaran Rp 5 juta pun seseorang bisa memiliki rumah. Mau tahu caranya? Berikut tips yang bisa kamu coba. 

Cek Harga Rumah yang Cicilannya Sesuai Kemampuan

Dengan keterbatasan keuangan, pilihan hunian yang akan dibeli pun juga harus realistis. Jangan memaksakan untuk selalu ingin tinggal di cluster mewah yang cicilannya lebih dari gaji kamu sebulan. 

Yang perlu diperhatikan saat mempersiapkan pembelian rumah adalah uang muka. Peraturan Bank Indonesia terbaru menetapkan uang muka 15% untuk rumah tapak pertama, 20% untuk rumah tapak kedua, dan seterusnya.

Selanjutnya adalah melihat besarnya cicilan. Pastikan besaran cicilan rumah tidak melebihi daro 30% dari pendapatan per bulan. 

Untuk membantu perkiraan biaya cicilan rumah, kamu bisa memanfaatkan beberapa fasilitas kalkulator simulasi KPR  yang disediakan oleh beberapa situs bank penyedia KPR dan situs teknologi keuangan. 

Dengan pendapatan Rp 5 juta, kamu bisa menyisihkan sekitar Rp 1,5 jutaan, yang merupakan  30% dari pendapatan per bulan. 

Dari kalkulator KPR bisa diperkirakan harga rumah yang bisa didapatkan dengan nilai cicilan sejumlah itu selama 20 tahun adalah sekitar Rp 200 jutaan dengan asumsi uang muka Rp 40 jutaan. 

Sesuaikan Lokasi   

Setelah tahu kisaran harga rumah yang sesuai dengan tingkat pendapatan, langkah selanjutnya adalah mencari beberapa opsi lokasi rumah. Pilihan lokasinya kemungkinan besar tidak bisa sangat strategis di tengah kota, terlebih lagi buat kamu yang mengincar kawasan di sekitar Jakarta. 

Sebagai opsi, kamu bisa mencari pilihan lokasi di beberapa daerah penyangga seperti Depok, Bekasi, Bogor, dan Tangerang Selatan. Proyek perumahan di kawasan tersebut pun makin berkembang pesat diikuti dengan sarana infrastruktur dan fasilitas publik yang sangat memadai. 

Disiplin Untuk Dalam Menentukan Anggaran 

Jika kendala dana tunai menjadi masalah dalam pembelian rumah, solusi pembelian kredit bisa jadi pilihan. Cara ini pun seringkali terhambat dengan urusan uang muka. Demi mewujudkan impian, dibutuhkan kedisplinan dan komitmen untuk membuat anggaran dan benar-benar menjalankannya. Misal, anggaran untuk tabungan, belanja, bayar taguhan rutin, dan lain-lain harus sesuai dengan perhitungan yang sudah ditetapkan. Dengan cara ini, dalam jangka waktu tertentu dana uang muka dan biaya proses cicilan rumah yang dibutuhkan bisa terkumpul. 

 

Kurangi Dana Untuk Gaya Hidup

Gaya hidup kekinian yang sering mengedepankan acara ngumpul, nongkrong di kafe keren, juga  beli barang-barang branded sering jadi penyebab gaji cepat habis. Tidak sedikit juga yang pakai kartu kredit demi gaya hidup sehingga kondisi keuangan jadi minus dan tanpa tabungan. 

Kalau dibiarkan begini terus, mau sampai kapan pun akan sulit untuk bisa beli properti.  Dan sebagai jalan keluarnya, mau tak mau mesti ada pos pengeluaran yang dikurangi unttuk bisa menambah pundi-pundi tabungan. Salah satu contohnya adalah mengurangi jatah nongkrong, selalu update beli gadget, juga baju-baju . 

Katakanlah dalam seminggu kamu menganggarkan uang Rp 300 ribu untuk nongkrong atau ngopi cantik. Kalau pengeluaran ini bisa ditekan hanya dua kali dalam sebulan, kamu bisa menambah Rp 600 ribu untuk disisihkan sebagai tabungan. 

Asalkan disiplin dan benar-benar niat untuk menyisihkan uang sebagai persiapan proses beli rumah, impian untuk punya properti bisa terealisasi segera.