FINANSIAL

6 Tips Lancar Bayar Cicilan Biar Nggak Selalu Galau Habis Gajian

Content Manager
01-Oct-2021

Saat tidak semua kebutuhan tidak bisa dibeli secara tunai, banyak orang yang memilih opsi  cicilan untuk meringankan pembelian. Biasanya pembelian secara kredit berlaku untuk beberapa barang dengan harga yang terbilang lumayan mahal. Contohnya mobil, rumah, sampai barang-barang dengan merk high end. 

Masalahnya, nggak semua orang bisa dengan bijak mengatur pembeliannya. Kredit dianggap hal lumrah yang ujung-ujungnya menumpuk dan pusing saat akan bayar tagihannya.  

Buat kamu yang sering ada masalah dengan pengaturan cicilan, berikut beberapa tips yang bisa diterapkan. 

Batasi & disiplin pada anggaran cicilan

Meski semua hal tampaknya bisa dengan mudah didapatkan dengan cara kredit, ingatlah untuk buat batasan maksimal total cicilan per bulan adalah 30% dari pendapatan bulanan. Semakin kecil rasio cicilan, tentu akan lebih baik untuk pengaturan keuangan. Selain membuat anggaran dana kredit, kau juga perlu mencatat kapan tanggal jatuh tempo bayar cicilan per bulan. Hindari telat bayar tagihan karena bisa menambah beban denda keterlambatan atau bunga berjalan.  

Tetapkan skala prioritas 

Sebagian orang yang terlilit banyak cicilan lebih disebabkan karena efek “banyak mau”yang bikin impulsif untuk belanja. Itu sebabnya menetapkan prioritas dan mau komitmen untuk mematuhinya sangat penting dilakukan agar bujet pengeluaran tidak membengkak. 

Prioritaskan pembelian kredit untuk kebutuhan primer dan produktif. Misalnya, rumah, kendaraan, laptop, juga kamera (jika dipakai untuk kerja sampingan).  

Pembelian ponsel dengan maksud untuk menunjang pekerjaan juga bisa dilakukan. Tapi kalau hanya untuk tidak mau ketinggalan tren ditambah lagi masih ada cicilan lain yang belum lunas, sebaiknya ditunda dulu. 

 

Cari tambahan penghasilan

Sering merasa gaji cuma sebatas numpang lewat karena kebanyakan bayar cicilan? Kalau situasinya sudah seperti ini dan ingin kondisi finansial lebih sehat, coba cari cara untuk menambah penghasilan. Misal sebagai fotografer lepas saat akhir pekan, terima jasa bikin ilustrasi, atau makanan.

Atur waktu seefisien mungkin agar tidak mengganggu jadwal rutinitas di kantor, plus kamu bisa memanfaatkan waktu luang dan akhir pekan untuk melakukan hal-hal produktif yang menghasilkan uang buat menutupi bayar cicilan. 

 

Turunkan dana belanja dan kuliner

Untuk antisipasinya, kurangi dana untuk belanja atau gaya hidup, dan pastikan untuk disiplin tidak melanggarnya supaya alokasi keuangan bisa difokuskan untuk bayar cicilan.  

Memanfaatkan tabungan 

Ketika penghasilan bulanan dirasa sudah benar-benar tidak bisa diandalkan buat bayar tagihan angsuran, kamu bisa memanfaatkan cadangan tabungan atau aset investasi yang kamu miliki untuk menalanginya. 

Kalau dana tabungan juga tidak bisa diandalkan, kamu bisa coba jual beberapa barang berharga yang sekiranya tidak terlalu penting untuk dipakai sehari-hari.

Komitmen untuk segera mengurangi atau melunasi beban  cicilan akan membuat kondisi keuangan lebih stabil sehingga ke depannya kamu bisa menyisihkan gaji untuk hal lain seperti investasi atau asuransi.  

Bijak dalam mengambil cicilan baru 

Saat anggaran kredit sudah mencapai 30% atau bahkan lebih, buat komitmen untuk tidak tergoda mengambil cicilan baru, apapun alasannya. Misal, ada promo ponsel seri terbaru atau sepatu dengan brand favorit dengan fasilitas kredit bunga 0%. Bijak untuk mengambil iming-iming tersebut. Fokus untuk segera melunasi utang sebelumnya, baru kamu bisa merencanakan untuk belanja lainnya. 

Dengan beberapa tips di atas, diharapkan kondisi keuangan pun lebih sehat dan pikiran tidak melulu pusing karena selalu dibebani tagihan. Siapa pun ingin tenang di masa depannya, bukan? Mulailah untuk disiplin atur pengeluaran dan lunasi cicilan supaya ada persiapan investasi di masa depan.