KARIER

Beberapa Kemampuan Negosiasi yang Wajib Dikuasai Karyawan

Syarif Maulana
01-Oct-2021

Perbedaan pendapat dalam pekerjaan adalah hal yang wajar dan sering terjadi, hal ini biasanya memicu banyak terjadinya konflik. Tanpa adanya negosiasi, konflik semacam ini tentu akan mengakibatkan ketidakpuasan pada salah satu pihak. Oleh karena itu, kemampuan negosiasi dan diskusi sangat penting kamu kuasai untuk mencapai kesepakatan bersama. 

Ada beberapa skill negosiasi yang bisa kamu kuasai agar dapat meningkatkan kemampuan kamu dalam komunikasi dan memecahkan masalah. Apa saja skill negosiasi yang kamu butuhkan? Yuk, simak ulasannya sebagai berikut:

Komunikasi Verbal dan Non Verbal

Kemampuan komunikasi verbal dan non verbal memang diperlukan dalam negosiasi. Seorang negosiator harus memiliki kemampuan untuk berkomunikasi yang baik dan efektif agar informasi yang ingin disampaikan dapat dipahami dengan baik oleh lawan bicara. Kamu harus berhati-hati komunikasi yang kurang baik dapat menimbulkan kesalahpahaman.

Ada salah satu teknik komunikasi yang baik yang pernah dikemukakan oleh Jack Welch, legenda manajemen dari General Electric, menggunakan teknik 4-blocker untuk menyampaikan gagasannya dalam setiap meeting perusahaan dengan fokus terhadap empat area yakni What, Achieved, Under The Spotlight, dan What’s Next.

Kemampuan Analisis Masalah

Tidak hanya pintar dalam berkomunikasi, seorang negosiator juga harus bisa dan mampu menganalisis masalah dan mengetahui cara menyelesaikan masalah tersebut atau yang biasa dikenal dengan problem solving skills. Tujuannya agar komunikasi dapat berjalan lancar dan menemukan solusi ketika sedang negosiasi.

Persiapan yang Cermat

Sebelum kamu memulai proses negosiasi, sebagai seorang negosiator yang baik, kamu harus melakukan persiapan terlebih dahulu. Pasalnya, persiapan yang baik dapat menjadi penentu hasil dalam negosiasi. Kamu harus menentukan goal atau tujuan dalam negosiasi. Dengan begitu, kamu dapat menyadari apakah negosiasi telah berjalan sesuai rencana atau tidak.

Dengan menentukan tujuan atau hasil negosiasi yang kamu inginkan dari awal, kamu jadi mengetahui kapan harus berhenti atau masih perlu menekan lebih jauh dalam negosiasi.

Lebih lanjut, kamu juga bisa melakukan persiapan dengan cara melakukan riset sederhana untuk mengetahui latar belakang perusahaan atau lawan bicara secara online. Informasi ini dapat kamu manfaatkan untuk membangun keakraban atau membuat topik obrolan yang menyenangkan untuk membuat situasi menjadi kondusif.

Mendengarkan Lawan Bicara

Untuk menjadi seorang negosiator yang baik, kamu perlu berlatih untuk mendengarkan lawan bicara kamu secara aktif. Maksudnya adalah kamu harus bisa memahami apa yang sedang disampaikan oleh lawan bicara baik secara verbal maupun non verbal. Dengan mendengarkan dan memahami maksud dan tujuan yang disampaikan lawan bicara, akan membuat kamu dapat melakukan analisis masalah yang lebih akurat.

Hasilnya, kamu akan bisa memikirkan solusi yang tepat untuk kedua belah pihak dengan baik. Dengarkan dan perhatikan dengan baik apa yang dikatakan oleh pihak lain, jangan sampai kamu mendominasi pembicaraan saat sedang negosiasi.

Cerdas dalam Mengontrol Emosi

Dalam percakapan di sebuah negosiasi akan sering terjadi perbedaan pendapat. Oleh karena itu, kamu harus cerdas dalam mengontrol emosi kamu. Pihak yang tidak sanggup mengatur emosinya akan menjadi pihak yang akan menyesali keputusan dan ucapannya saat negosiasi telah selesai. Walaupun terkadang negosiasi bisa masuk ke dalam suasana yang alot dan membuat emosi, sebagai seorang negosiator yang baik, kamu harus tetap pintar dalam menjaga emosi dengan baik dan tetap terkontrol.

Semoga informasi seputar kemampuan negosiasi di atas dapat membantu kamu dalam pekerjaan dan negosiasi di kantor.