FINANSIAL

Dapat Rumah Warisan, Pinjam Kredit Multiguna buat Renovasi atau Dijual Ya?

Syarif Maulana
04-May-2021

Membahas harta warisan atau peninggalan dari orang terkasih memang tiada habisnya. Alasannya, karena jika yang ditinggalkan adalah sebuah benda, banyak sekali kenangan yang terdapat di dalamnya. Apalagi jika yang diwariskan adalah sebuah rumah, tentu akan membutuhkan renovasi di sana-sini. 

Lebih lanjut, dana yang memang dibutuhkan untuk renovasi rumah tentu tidak sedikit pula. Biaya renovasi rumah bisa seharga bangun rumah baru, tergantung pada besar-kecilnya kerusakan yang ada. Apa yang harus dilakukan ketika mendapatkan rumah sebagai harta warisan, dijual sajakah atau renovasi menggunakan kredit multiguna?

Kredit Multiguna

Sama seperti membangun rumah, kredit multiguna juga bisa digunakan untuk renovasi rumah. Memang kredit yang satu ini bisa digunakan untuk segala keperluan, mulai dari renovasi rumah, usaha, tambahan modal perkawinan juga bisa. Syaratnya cuma satu, kamu harus bisa memberikan jaminan ke bank dan sanggup melunasi pinjaman.

Selanjutnya, nilai jaminan yang diberikan harus sama atau lebih besar ketimbang jumlah pinjaman yang ada. Ada beberapa hal yang harus kamu pertimbangkan saat ingin melakukan renovasi rumah dengan kredit multiguna, yakni apakah kamu memiliki aset yang bisa dijadikan jaminan, poin lainnya adalah apakah bisa melunasi semua cicilan sampai lunas? Untuk menilai ini pertama-tama kamu harus menghitung biaya renovasi.

Perkiraan biaya renovasi bisa dijadikan acuan untuk menentukan apakah kamu mau ambil pinjaman untuk renovasi rumah atau menjualnya. Prioritas renovasi rumah di bagian-bagian yang betul-betul sudah rusak dan harus segera diperbaiki agar tidak bocor atau menimbulkan masalah.

Sebagai contoh, dinding retak, genteng bocor, atau lantai yang sudah pecah. Perkiraan total renovasi bisa memakan biaya Rp100 juta. Sedangkan, penghasilan kamu sebesar Rp5 juta per bulan dengan dana tabungan hingga Rp30 juta. Berarti kamu memerlukan dana pinjaman sebesar Rp70 juta.

Dengan asumsi tidak memiliki cicilan atau tagihan lain, maka cicilan perbulan yang ideal adalah sebesar 30 persen dari gaji atau sekitar Rp1,5 juta. Kamu masih memiliki uang sebesar Rp3,5 juta untuk biaya hidup.

Jika mampu membayar cicilan Rp1,5 juta per bulan, berarti tenor pinjaman paling tidak sekitar Rp70 juta/ Rp1,5 juta = 46 bulan atau sekitar 3 tahun 10 bulan. Hal ini belum memperhitungkan bunga yang harus dibayarkan. Kira-kira kamu bisa tidak disiplin membayar cicilan sampai 3-4 tahun ke depan?

Jual Rumah Warisan

Menjual rumah bisa dijadikan opsi atau pilihan ketika rumah warisan yang ditinggalkan memerlukan biaya renovasi yang tidak sedikit. Atau jika kamu sudah memiliki rumah sendiri, kamu tidak perlu melakukan renovasi total terhadap rumah warisan kamu. Kamu bisa melakukan renovasi dulu seadanya sedikit demi sedikit. Yang penting, setidaknya seminggu sekali dikunjungi untuk dirawat dan dibersihkan. 

Kamu harus ingat, apapun keputusannya baik renovasi rumah dengan kredit multiguna atau menjualnya, harus melalui musyawarah. Hal ini berlaku jika terdapat anggota keluarga lain yang memiliki hak atas warisan kamu tersebut, sebagai contoh kakak atau adik laki-laki.

Meskipun kamu anak tertua, kamu harus bisa melakukan musyawarah dan mendapatkan keputusan bersama agar semua pihak dapat senang.