KARIER

Punya Pekerjaan Sampingan? Pahami Dulu Etika Memiliki Dua Pekerjaan

Syarif Maulana
04-Oct-2021

Harga kebutuhan rumah tangga selalu meningkat setiap tahun dan kebutuhan kita secara pribadi biasanya ikut meningkat seiring berjalannya waktu. Terlebih, jika kamu sudah berkeluarga dan memiliki anak, kebutuhan yang harus kamu penuhi tentu akan meningkat. Mengandalkan satu sumber pemasukan seperti dari gaji saja memang terasa tidak cukup.

Oleh karena itu, sebagian orang mengambil pekerjaan tambahan atau side job untuk memenuhi kebutuhan mereka. Apalagi jika kamu masih muda dan masuk ke dalam masa produktif, banyak cara yang bisa kamu lakukan untuk menambah pemasukan mulai dari bekerja sebagai freelancer atau membangun bisnis online. 

Agar pekerjaan utama tetap bisa berjalan lancar dan tidak terganggu, ada etika yang harus bisa kamu patuhi, lho. Apa saja etika yang harus kamu penuhi? Simak di sini:

Pahami Peraturan Perusahaan

Buat kamu yang paling penting saat memutuskan usaha sampingan atau kerja freelance adalah memahami peraturan perusahaan tempat kamu bekerja. Pastikan kamu memerhatikan peraturan yang berlaku, apakah ada peraturan yang benar-benar melarang kamu kerja sampingan atau tidak?

Pasalnya, ada beberapa perusahaan yang secara terang-terangan melarang karyawan untuk memiliki pekerjaan sampingan dan ada juga yang mengizinkan kamu untuk melakukan pekerjaan sampingan dengan syarat tertentu. Jika perusahaan kamu bekerja melarang keras kamu memiliki pekerjaan sampingan, kamu bisa mencoba siasati dengan menjalankannya di akhir pekan.

Jangan Pakai Fasilitas Kantor untuk Usaha Sampingan

Jika kamu mau bisnis atau usaha sampingan yang kamu jalani berjalan lancar, pastikan kamu memakai fasilitas kantor hanya untuk urusan kantor jangan untuk pekerjaan sampingan. Menggunakan fasilitas kantor untuk kebutuhan usaha sampingan memang tidak baik secara etika, dan akan menjadi masalah di kemudian hari.

Tidak mau kan gara-gara memakai fasilitas kantor untuk usaha sampingan kamu bisa kena surat peringatan bahkan dipecat dari pekerjaan utama.

Usaha Sampingan di Jam Kerja

Namanya punya dua pekerjaan kamu harus bisa mengatur manajemen waktu atau time management yang baik. Jangan sampai kamu nyolong waktu kerja untuk mengurus kerja sampingan. Tentukan prioritas, jika sedang waktu bekerja jangan mencampur dengan urusan pekerjaan sampingan. 

Terlebih, jika memang perusahaan kamu memperbolehkan kamu melakukan kerjaan sampingan, ada baiknya kamu melakukannya di waktu yang tepat seperti setelah jam kerja selesai atau saat akhir pekan tiba. Jangan mencampur dua pekerjaan jadi satu, kamu bisa tidak fokus akhirnya dua pekerjaan yang kamu jalani tidak bisa selesai atau hasilnya buruk.

Tidak Profesional

Yang namanya pekerjaan sampingan berarti menjadi prioritas kedua dari pekerjaan utama. Oleh karena itu, kamu harus memprioritaskan pekerjaan utama kamu. Selesaikan pekerjaan dan target dari pekerjaan utama dulu. Jangan sampai deadline pekerjaan utama jadi terabaikan atau kamu telat mengerjakan tugas yang memang merupakan kewajiban utama.

Sebisa mungkin selesaikan pekerjaan utama yang menjadi tanggung jawab utama kalian.

Memiliki dua pekerjaan sekaligus memang tidak mudah, karena kamu harus memiliki time management yang baik agar bisa menyelesaikan pekerjaan dengan baik. Tetapi, hal ini masih mungkin dilakukan jika kamu memiliki pengaturan waktu, fokus, dan skala prioritas yang baik. Semoga informasi di atas dapat bermanfaat untuk kamu, ya.